Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tata Cara, Alur dan Mekanisme Pemilihan BPD di Desa

Badan Permusyawaratan Desa atau yang sering disebut BPD adalah lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis melalui pemilihan secara langsung atau musyawarah pemilihan oleh unsur masyarakat desa.

Pemilihan BPD

Tata Cara, Alur dan Mekanisme pemilihan BPD sudah diatur dalam Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Tata Cara, Alur dan Mekanisme pemilihan BPD sebagai berikut :
1. Pembentukan Panitia pemilihan oleh Kepala Desa;
  • Panitia dibentuk 6 bulan sebelum masa keanggotaan BPD yang lama berakhir;
  • Jumlah panitia yang dibentuk paling banyak 11 orang, unsur kepanitiaan 3 orang dari perangkat desa dan 8 orang unsur dari masyarakat Desa.
  • Panitia ditetapkan oleh kepala Desa dengan surat keputusan Desa.
2. Penjaringan bakal calon anggota BPD
  • Panitia pemilihan BPD mengumumkan pendaftaran bakal calon anggota BPD kepada masyarakat.
  • Pengumuman dilakukan ditempat terbuka dan mudah dijangkau oleh semua kalangan masyarakat.
  • Panitia memeriksa berkas kelengkapan bakal calon anggota BPD
  • Bakal calon yang memenuhi persyaratan ditetapkan sebagai calon anggota BPD oleh panitia

3. Pemilihan calon anggota BPD
  • Mekanismes pemilihan anggota BPD dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu pemilihan secara langsung dan dengan sistem musyawarah yang pemilihannya dilakukan oleh perwakilan unsur masyarakat.
  • Dalam hal pemilihan secara langsung dilakukan oleh masyarakat yang memiliki hak suara dimasing-masing wilayah (Dusun/RT/RW).
  • Dalam hal pemilihan dilakukan dengan sistem musyawarah, musyawarah dilakukan oleh perwakilan unsur masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih.
  • Calon Anggota BPD terpilih adalah calon anggota BPD yang memperoleh suara terbanyak.
4. Penetapan Calon Anggota BPD
  • Calon anggota BPD terpilih disampaikan oleh panitia kepada kepala desa.
  • Penyampaian oleh panitia paling lama 7 (tujuh) hari sejak calon anggota BPD terpilih ditetapkan oleh panitia.
  • Calon Anggota BPD terpilih disampaikan oleh kepala desa kepada Bupati/Walikota melalui camat.
  • Penyampaian hasil pemilihan BPD oleh Kepala Desa pemilihan BPD oleh Kepala Desa paling lama 7 (tujuh) hari sejak diterimanya hasil pemilihatan dari panitia untuk diresmikan oleh Bupati/Walikota.

5. Peresmian dan pengambilan sumpah Anggota BPD
  • Peresmian anggota BPD ditetapkan dengan keputusan BUpati/Walikota.
  • Peresmian oleh Bupati paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak diterimanya laporan hasil pemilihan anggota BPD dari Kepala Desa.
  • Pengucapan sumpah janji anggota BPD dipandu oleh Bupati/Walikot atau pejabat yang ditunjuk.
  • Pengucapan sumpa janji anggota BPD paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkanya keputusan Bupati/Walikota mengenai peresmian Anggota BPD.
Masa Keanggotaan BPD :
  • Selama 6 (enam) tahun terhitung sejak tanggal pengucapan sumpah/janji.
  • Anggota BPD dipilih untuk masa keanggotaan paling banyak 3 (tiga) kali secara berturut-turut atau tidak secara berturut-turut.
Demikian penjelasan 
Tata Cara, Alur dan Mekanisme pemilihan BPD, semoga bermanfaat. Silakan dishare untuk semua. Mari bergabung dengan FansPage kami di Facebook :

Posting Komentar untuk "Tata Cara, Alur dan Mekanisme Pemilihan BPD di Desa"