-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP)

Pendidikan adalah hak semua warga negara Indonesia yang telah diatur oleh Undang-undang Dasar (UUD) 1945 yang tercantum dalam UUD 1945 Pasal 31 ayat 1 berbunyi "Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak".

Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Dalam Undang-undang tentang Hak Asasi Manusia (HAM) juga ditegaskan di UU No. 39 Tahun 1999 Pasal 12 berbunyi "Setiap orang berhak atas perlindungan bagi pengembangan pribadinya, untuk memperoleh pendidikan, mencerdaskan dirinya, dan meningkatkan kualitas hidup agar menjadi yang beriman, bertakwa, bertanggungjawab, berakhlak mulia, bahagia dan sejahtera sesuai dengan hak asasi manusia.

Dalam rangka menjalankan amanah undang-undang dan memenuhi hak asasi manusia, untuk meningkatkan dan menaikkan mutu pendidikan, pemerintah Indonesia dibawah pemerintahan Presiden Joko Widodo mengupayakannya dengan meluncurkan Program Indonesia Pintar (PIP). Penyaluran dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dilakukan dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP).

PIP adalah program yang dirancang khusus untuk membantu anak dari keluarga tidak mampu agar tetap mendapatkan layanan pendidikan dari tingkat SD, SMP sampai SLTA.

PIP juga membantu meringankan biaya personal pendidikan, mencegah agar siswa tidak putus sekolah, serta mendorong siswa putus sekolah untuk dapat melanjutkan kembali pendidikannya di satuan pendidikan formal maupun non-formal.

Berikut ini beberapa berkas yang perlu dipersiapkan untuk mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari Pemerintah yaitu :

1. Kartu Keluarga (KK)

2. Akta Kelahiran

3. Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) apabila tidak memiliki KKS

4. Rapor hasil belajar siswa

5. Surat pemberitahuan penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) dari Kepala Sekolah/Madrasah.

Berdasarkan laman resmi Kemendikbud, ada beberapa langkah yang harus ditempuh untuk mendapatkan KIP, yaitu:

  • Siswa mendaftar dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik orang tua ke lembaga pendidikan terdekat (dinas pendidikan) atau bisa juga melapor ke sekolah tempat siswa tersebut sekolah.
  • Jika siswa tersebut tidak memiliki KKS, orang tuanya dapat meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Desa terlebih dahulu agar dapat melengkapi syarat pendaftaran.
  • Setelah itu sekolah/madrasah akan mencatat data siswa calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk dikirim/diusulkan ke Dinas Penidikan/Kementerian Agama kabupaten/kota setempat.
  • Dinas pendidikan atau Kementerian Agama kabupaten/kota mengirim data/rekapitulasi pengajuan calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) ke Kemendikbud/Kemenag.
  • Selanjutnya, sekolah akan mendaftarkan calon peserta KIP ke aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sekolah yang berada dalam naungan Kemendikbud wajib memasukan data calon penerima KIP dalam dapodik.
  • Kemendikbud/Kemenag akan mengirimkan KIP kepada calon penerima KIP yang lolos seleksi.

Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang akan dicairkan melalui lembaga penyalur yang ditetapkan pemerintah, besaran dana yang diterima ditentukan sesuai tingkatan pendidikan,berikut rinciannya :

  • Peserta didik SD/MI/Paket A mendapatkan Rp 450.000 per tahun;
  • Peserta didik SMP/MTs/Paket B mendapatkan Rp 750.000 per tahun;
  • Peserta didik SMA/SMK/MA/Paket C mendapatkan Rp 1.000.000 per tahun.

Pemanfaatan PIP ini juga tidak hanya diperuntukkan bagi pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP).  Pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) juga bisa memanfaatkannya.


Semoga Bermanfaat, silakan dishare supaya informasi ini tersampaikan ke semua orang.

Mari bergabung dengan FansPage kami di Facebook :

https://www.facebook.com/Berbagidesa/



1 komentar untuk "Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP)"

Unknown 19 Oktober 2020 19.25 Hapus Komentar
Saya mau mengajukan KIP/PIP, tp sy cb cek nik nm sy tdk trdftr,pdhl sy ingle pernt yg bnr2 membthkn tuk kbthn sklh ank sy, sy mhn bantuannya...,